Andainya engkau jodohku yang tertulis di Lauhul Mahfudz Allah pasti akan menanamkan kasih dalam hatiku dan rasa sayang dihatimu karena itu janji Allah "Dan tidak ada satupun yang tersembunyi di langit dan di bumi melainkan (tercatat) dalam kitab yang jelas (Lauhul Mahfudz)"
(Q.s.An naml 27;75)

Jumat, 12 September 2014

17 Tips Menghadapi Wisuda Perkuliahan

  1. Persiapkan busana
Busana disini maksudnya bukan jas wisuda gan, melainkan busana seperti kebaya bagi perempuan, serta kemeja bagi laki-laki. Alangkah lebih baik jika persiapan busana H-7 sudah dipersiapkan. Terutama bagi yang nyewa busana nih, karena jika mendadak biasanya harga cenderung dibandrol lebih mahal.
  1. Rapikan tempat kost
Nah, yang satu ini khusus mahasiswa/mahasiswi yang nge-kost gan. Orangtua atau keluarga kan datang tuh. Biasanya nih kalau ngekost suka sembarangan aja tuh. Naruh buku di kasur, naruh handuk di kasur, naruh closet di kasur *eh. Setidaknya tunjukkan pada orangtua bahwa kita juga bisa mandiri.
  1. Ikut gladi bersih
Wisuda gak ikut gladi bersih? Helloooo. Gladi bersih ini penting banget gan. Kalau gak ikut bisa berabe deh pokoknya. Mulai dari tempat duduk wisuda, jalan menuju panggung, dll akan dilatih saat kita gladi bersih.
  1. Tentukan tempat penginapan
Ada kalanya seseorang terlahir dari keluarga kecil, ada juga dari keluarga besar (jumlah anggota keluarganya banyak). Kalau yang datang hanya orang tua saja, mungkin menginap di kost masih bisa. Nah kalau yang datang orangtua, adik, kakak, bibi, paman, nenek, kakek, cucu (What? Udah punya cucu?). Mencari tempat penginapan juga jangan mendadak. Pengalaman teman ane gan, H-1 dia baru tempat penginapan. Alhasil dia kelabakan karena dimana-mana udah keburuan di-booking sama wisudawan lain.
Share

9 Tahun

Tetap setia walau kau jauh disana 
Tetap menanti ternyata kau menyakiti 
Kini ku tau bahwa kau telah mendua 
Menjalin cinta dengan yang lain
Tak pernah ku duga semua ini terjadi 
Kini kau pergi tinggalkan luka dihati 
Tinggal ku sendiri coba untuk mengerti 
Apa salahku hingga kau pergi

Reff:
Sembilan tahun lamanya 
Tak ku duga jadi sia sia 
Ku berjuang demi cinta
 Kini sudah tak ada artinya 
Engkau telah berpaling... jauh dariku

(Crossbottom)
Share

Yang Sudah Ya Sudahlah

yang ..yang sudah sudah ya sudahlah
Jangan lagi janganlah ingat ingat
Semua itu sungguh sesakkan dada
Jangan lagi jangan jangan ingat kau
Semua itu sungguh sesakkan dada

Kita kan tinggalkan semua itu
Kisah kita sungguh lelahkan hati
Kita kan tinggalkan semua itu
Anggap semuanya tak pernah terjadi
Share

Terima kasih (ikhlasku berterima kasih) karena menyakitiku

Terima kasih kau telah membuatku begini...

Aku berterima kasih padamu... untukmu yang membuatku bahagia... untukmu yang membuatku bersedih hati... untukmu yang membuatku tercampakkan... untukmu yang tlah menyakitiku...aku belajar darimu... kini kuucapkan terima kasih padamu. 
Ini bukan untuk menyakitimu, bukan balas dendamku, tidak harus menjadi “PR” mu, dan bukan untuk melecehkanmu. Kau tak perlu berpikir berat…kau hanya tinggal menikmati…

Terima kasih (ikhlasku berterima kasih) karena menyakitiku

Ini bermula dari semua kesakitanku, keterpurukkanku dan posisi lemahku pada saat…(suka atau tidak yang sebentar akan kaubaca adalah kenyataannya), kau menyakitiku
Setelah semua pintu otak, hati, dan inderaku terpaksa dan memang dipaksa utk dibuka…aku mendewasakan diriku secara paksa, karena memang tidak ada pilihan yang tersedia.
Jutaan detik berlalu kujalani tanpa pilihan. Sampai akhirnya, berjalan menuju …entah apa namanya…mungkin keikhlasan atau pendewasaan.

Share

Apapun yang Terjadi, Pintu Hatiku Selalu Terbuka


Bagaimanapun engkau terhadapku,
Betapapun engkau selalu mengatakan benci,
Pintu hatiku akan selalu terbuka untukmu…
Sekeras apapun pendirianmu,
Dan pada akhirnya engkau menyadarinya,
Walau itu terlambat,
Pintu hatiku selalu terbuka untukmu..
Ketika orang lain menyatakan tidak,
Dan hatimu mengikutinya, walau cenderung ragu
Hatiku tetap terbuka untukmu
Apapun yang terjadi, bagaimanapun engkau saat ini,
Pintu hatiku selalu terbuka…


Share