Ketika kau memilih rindu yang ku tawarkan
senandung alam melepaskan riaknya
menari-nari dengan wajah yang tenang nan sederhana
bertaburan di dalamnya semburat cahaya keikhlasan
bunga-bungapun saling menyapa
membagikan wewangiannya selepas terjaga oleh keegoisannya
Nyanyian kegelisahan perlahan terhapuskan
betapa ruang indah ini terpenjara oleh kebahagiaan
saling memapah kekurangan
memadukan harapan-harapan keimanan di sudutnya
karena Tuhan akan menaburkan pelita kesabaran
di saat tirani keinginan tak mampu memberi jawaban
menari-nari dengan wajah yang tenang nan sederhana
bertaburan di dalamnya semburat cahaya keikhlasan
bunga-bungapun saling menyapa
membagikan wewangiannya selepas terjaga oleh keegoisannya
Nyanyian kegelisahan perlahan terhapuskan
betapa ruang indah ini terpenjara oleh kebahagiaan
saling memapah kekurangan
memadukan harapan-harapan keimanan di sudutnya
karena Tuhan akan menaburkan pelita kesabaran
di saat tirani keinginan tak mampu memberi jawaban
Sungguh penyempurna alam ketika ayat-ayatNya dibacakan
penyejuk dalam ketidakberdayaan
penghilang isak tangis kepedihan
yang akan terus menetaskan bulir-bulir cinta dan kasih sayang
agar keduanya mampu memelihara dan melindungi semua mimpi-mimpinya
untuk menikmati hidup
memiliki cinta
tersenyum, dan tetap tertawa
Karena Engkau penyempurna alam
maka, izinkanlah aku untuk mendapatkannya.
T.T
BalasHapus