Andainya engkau jodohku yang tertulis di Lauhul Mahfudz Allah pasti akan menanamkan kasih dalam hatiku dan rasa sayang dihatimu karena itu janji Allah "Dan tidak ada satupun yang tersembunyi di langit dan di bumi melainkan (tercatat) dalam kitab yang jelas (Lauhul Mahfudz)"
(Q.s.An naml 27;75)

Sabtu, 15 Oktober 2011

KONSEP DASAR IPS



POLUSI AIR







Disusun Oleh :

1. Aena Aenaul Magfiroh FI ( 10.0405.0012 )
2. Fani Istiani ( 10.0405.0013 )





PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG
2011



BAB I
PENDAHULUAN

Dalam kehidupan sehari-hari kita memerlukan air bersih untuk minum, memasak, mencuci dan keperluan lain. Air tersebut mempunyai standar 3 B yaitu tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak beracun. Tetapi adakalanya kita melihat air yang berwarna keruh dan berbau serta sering kali bercampur dengan benda-benda sampah seperti kaleng, plastik, dan sampah organic. Pemandangan seperti ini kita jumpai pada aliran sungai atau dikolam-kolam.
Air yang demikian biasa disebut air kotor atau disebut pula air yang terpolusi.

Hal di atas dapat kita jumpai di sepnjangn pinggir sungai. Bagi masyarakat desa. Sungai adalah sumber kehidupan. Bagaimana jadinya jika sungai tercemar karena ada limbah yang dialirkan kesana ? Pastilah akan mengganggu ekosistem biota sungai dan rantai kehidupan setelahnya, yaitu manusia.

Air biasanya disebut tercemar ketika terganggu oleh kontaminan antropogenik dan ketika tidak bias mendukung kehidupan manusia seperti air minum, atau mengalami pergeseran ditandai dalam kemampuannya untuk mendukung komunitas penyuun biotik, seperti ikan. Fenomena alam seperti gunung berapi, algae blooms, badai, dan gempa bumi juga menyebabkan perubahan besar dalam kualitas air dan status ekologi air.




BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Polusi Air

Polusi adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur atau komponen lain yang merugikan kedalam lingkungan akibat aktivitas manusia atau proses alami.
Polusi Air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur atau komponen lainnya kedalam air sehingga kualitas air terganggu. Kualitas air terganggu ditandai dengan perubahan bau, rasa dan warna.

B. Penyebab Polusi Air

Segala sesuatu yang menyebabkan polusi disebut Polutan.
Sesuatu benda dapat dikatakan polutan bila :
1. Kadarnya melebihi batas normal
2. Berada pada tempat dan waktu yang tidak tepat.
Polutan dapat berupa debu, bahan kimia, suara, panas, radiasi, makhluk hidup, zat-zat yang dihasilkan makhluk hidup dan sebagainya. Adanya polutan dalam jumlah yang berlebihan menyebabkan lingkungan tidak dapat mengadakan pembersihan sendiri (regenerasi). Oleh karena itu, polusi terhadap lingkungan perludideteksi secara dini dan ditangani segera

Penyebab terjadinya polusi ( polutan ) air adalah sebagai berikut :

a. Fosfat
Fosfat berasal dari penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan deterjen.
b. Nitrat dan Nitrit
Kedua senyawa ini berasal dari penggunaan pupuk buatan yang berlebihan dan proses pembusukan materi organic.

c. Poliklorin Bifenil (PCB)
Senyawa ini berasal dari pemanfaatan bahan-bahan pelumas, plastik dan alat listrik
d. Residu Pestisida Organiklorin
Residu ini berasal dari penyemprotan pestisida padaa tanaman untuk membunuh serangga.
e. Minyak dan Hidrokarbon
Minyak dan hidrokarbon dapat berasal dari kebocoran pada roda dan kapal pengangkut minyak.
f. Radio Nuklida
Radio nuklida atau unsur radioaktif berasal dari kebocoran tangki penyimpanan limbah radioaktif.
g. Logam-logam Berat
Logam berat berasal dari industri bahan kimia, penambangan dan bensin.
h. Limbah Pertanian
Limbah pertanian berasal dari kotoran hewan dan tempat penyimpanan makanan ternak.
i. Kotoran manusia
Kotoran manusia berasal dari saluran pembuangan tinja manusia.

C. Macam – Macam Sumber Polusi Air
Sumber polusi air antara lain :

1. Limbah Industri
Limbah Industi sanagt potensial sebagai penyebab terjadinya pendemara air. Pada umumnya limbah industry mengandung limbah B3, yaitu bahan berbahaya dan beracun. Limbah B3 adalah sisa suatu usaha atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan beracun yang dapat mencemrkan atau merusak lingkungan hidup sehingga membahayakan kesehatan serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk lainnya.

2. Limbah Pertanian
Pupuk dan pestisida biasa digunakan para petani untuk merawat tanamannya. Namun pemakaian pupuk pestisida yang berlebihan dapat mencemari air. Limbah pupuk mengandung factor fosfat yang dapat merangsang pertumbuhan gulmaair seperti ganggang dan enceng gondok. Pertumbuhan gulma air yang tidak terkendali ini menimbulkan dampak seperti yang diakibatkan pencemaran oleh detergen.

3. Limbah Rumah Tangga
Limbah rumah tanggamengandung limbah domestic berupa sampah organic dan sampah anorganik serta detergen. Sampah organik adalah sampah yang dapat diuraikan atau dibusukkan oleh bakteri. Contohnya sisa – sisa sayuran, buah – buahan, dan daun – daunan. Sedangkan sampah anorganik seperti kertas, plastic, gelas atau kaca, kain, kayu – kauan, logam, karet, dan kulit. Sampah – sampah ini tidak dapat diuraikan oleh bakteri ( no biodegrable ) . Sampah organic yang dibuang ke sungai menyebabkan berkurangnya jumlah oksigen terlarut, karena sebagian besar digunakan bakteri untuk proses pembusukan . Apabila sampah anorganik yang dibuang ke sungai , cahaya matahari dapat dihitung dan menghambat proses fotosintesis dari tumbuhan air dan alga, yang mengasilkan oksigen. Dan detergen merupakan limbah pemukiman yang paling potensial mencemari detergen, padahal limbah detergen sangat sukar diuraikan oleh bakteri .



D. Bahaya yang Diakibatkan Polusi Air
Akibat yang ditimbulkan oleh polusi air:
a. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya, kandungan oksigen
b. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air (eurotrofikasi)
c. Pendangkalan dasar perairan
d. Tersumbatnya penyaring reservoir, dan menyebabkan perubahan ekologi
e. Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat
f. Akibat penggunaan pertisida yang berlebihan sesuai selain membunuh hama dan penyakit, juga membunuh serangga dan makhluk berguna terutama predator
g. Kematian biota kuno, seperti plankton, iakn, bahkan burung
h. Mutasi sel, kanker, dan leukeumia

E. Usaha Mengatasi dan Mencegah Polusi Air

Pengenceran dan penguraian polutan air tanah sulit sekali karena airnya tidak mengalir dan tidak mengandung bakteri pengurai yang aerob jadi, air tanah yang tercemar akan tetap tercemar dalam yang waktu yang sangat lama, walau tidak ada bahan pencemaran yang masuk. Karena ini banyak usaha untuk menajaga agar tanah tetap bersih misalnya:

1. Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah perumahan atau pemukiman
2. Pembuangan limbah industri diatur sehingga tidak mencermari lingkungan atau ekosistem
3. Pengawasan terhadap penggunaan jenis – jenis pestisida dan zat – zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran
4. Memperluas gerakan penghijauan
5. Tindakan tegas terhadap perilaku pencemaran lingkungan
6. Memberikan kesadaran terhadap masyaratkat tentang arti lingkungan hidup sehingga manusia lebih lebih mencintai lingkungan hidupnya
7. Melakukan intensifikasi pertanian



BAB III
PENUTUP

Polusi Air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur atau komponen lainnya kedalam air sehingga kualitas air terganggu. Kualitas air terganggu ditandai dengan perubahan bau, rasa dan warna. Segala sesuatu yang menyebabkan polusi disebut Polutan.
Penyebab terjadinya polusi air adalah : fosfat, Nitratdan Nitrit, Poliklorin Bifenil ( PCB ), Residu Pestisida Organiklorin, Minyak dan Hidrokarbon, Radio Nuklida, Logam – Logam Berat, Limbah Pertanian, dan Kotoran Manusia. Serta sumber polusi air adalah dari limbah industry, pertanian, dan rumah tangga. Polusi air pun tidak hanya berbahaya bagi kehidupan manusia tetapi bagi kehidupan makhluk hidup lainnya pun dapat terpengaruh oleh adanya polusi air.





DAFTAR PUSTAKA

Bahari. 2006. Geografi SMA/MA Kelas X. Jakarta : Erlangga.
Djambur, W. Sukarno. 1993. Biologi 1 untuk SMA. Jakarta : DEKDIKBUD.
Istiani, Fani. 2007. Catatan Geografi kelas X : Hidrosfer . SMA Negeri 1 Muntilan.
www.wikipedia.com
http://www.anakciremai.com/2008/05/makalah-biologi-polusi-air.html




































Share

Tidak ada komentar:

Posting Komentar